Ruas Jalan Jayapura – Sarmi Putus Total, Sejumlah Jalan dan Jembatan Rusak Berat

TIFAOnline, SARMI— Sejumlah titik di ruas jalan Trans Papua yang menghubungi Kabupaten Jayapura dengan Kabupaten Sarmi di laporkan warga masyarakat telah rusak berat, sehingga satu – satunya akses dari Jayapura ke Sarmi putus total sejak Selasa (18/3/2019) siang, sama sekali tidak bisa di lalui mobil maupun motor, kecuali pejalan kaki.

“kami terpaksa putar haluan karena sampai di Jembatan Biri, jalan sudah lobang besar, dan tidak bisa lewat lagi”, kata seorang sopir rental yang ditemui TIFAOnline di Pasar Youtefa, Rabu (20/3/2019) pagi.

Jalan pendekat di Jembatan Kali Kwimsaren, Betaf, Distrik Pantai Timur yang juga ambrol. (Foto : ist/TIFAOnline)

Dari informasi masyarakat lainnya di Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi juga melaporkan hal yang sama bahwasanya ada beberapa titik di Distrik Pantai Timur juga yang mengalami rusak parah dan putur total sehingga tidak bisa di lalui roda dua apalagi roda empat.

kondisi salah satu jembatan di Kampung Yamna yang juga sudah tidak bisa di lalui mobil. (Foto : ist/ TIFAOnline)

“di Yamna itu ada jembatan kayu yang sudah miring dan mau roboh om, motor lewat juga torang (kita-Red) khawatir jatuh, juga di Betaf III itu ada jalan ke jembatan Sungai Kwimsaren yang putus, aliran air kencang dibawah jadi ambrol, putus total”, kata Marthin, salah seorang warga masyarakat di Pantai Timur kepada TIFAOnline melalui pesan WhatsApp, Selasa (19/3/2019).

Terkait kondisi tersebut, TIFAOnline mencoba konfirmasi kepada Wakil Bupati Sarmi, Ny. Yosina T. Insyaf, namun hingga berita ini di naikkan pesan konfirmasi melalui WhatsApp yang di kirimkan TIFAOnline belum terbaca oleh Wakil Bupati Sarmi.

Jalan Trans Papua yang menghubungkan Jayapura – Sarmi adalah satu – satunya akses melalui jalan darat yang dapat menghubungkan Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Sarmi sepanjang kurang lebih 326 Km, dengan kontur melalui beberapa daerah yang memang rawan longsor.

Selain itu juga terdapat kurang lebih 80-an jembatan besar maupun jembatan kecil, bahkan beberapa diantaranya masih berkonstruksi kayu yang rawan ambrol.

“beberapa hari ini memang hujan deras om, mungkin air Kali Biri naik, apalagi memang sisi kiri jembatan Biri dari arah Jayapura itu kan sudah jebol sedikit, jadi air dia meluap dan bikin putus total di sisi jalan pendekat menuju ke jembatan utama”, kata Ahmad di Pasar Youtefa Abepura, seorang penumpang mobil rental yang gagal menuju Sarmi, Rabu (20/3/2019). (walhamri wahid)

Add Comment