Masyarakat Adat Suku Wiyagar Tolak Pembangunan Pangkalan TNI-AL di Kampung Sumuraman

MINYAMUR, Tribun-Arafura.com — Masyarakat Adat Suku Wiyagar atau Wiachar di Distrik Minyamur Kabupaten Mappi, Papua, menolak rencana pembangunan pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) di Kampung Sumuraman.

Penolakan ini dilakukan tanggal 13 Januari 2019 dengan memasang papan penolakan bertuliskan : “Kami Masyarakat Suku Wiyagar Distrik Minyamur Dengan Tegas Menolak Pembangunan Yang Merugikan Rakyat Setempat”.

Masyarakat Adat Wiyagar menilai, rencana Pembangunan Pangkalan TNI-AL di Kampung Sumuraman yang dicanangkan pada tanggal 29 November 2018 lalu oleh Bupati Mappi, Kapolres Mappi dan Danlanal XI Merauke dalam sebuah pertemuan di Kepi tidak diketahui oleh Masyarakat Adat Wiyagar sebagai pemilik ulayat. Akibatnya, Masyarakat Adat Wiyagar kaget ketika Bupati Mappi, Wadanlanal XI Merauke dan Kapolres Mappi menempatkan Personil TNI-AL di Kampung Sumuraman pada tanggal 4 Januari 2019.

Tokoh Intelektual Suku Wiyagar Selestinus B Jupyo kepada Tribun-Arafura.com menjelaskan, aksi penolakan yang dilakukan Masyarakat Adat Wiyagar merupakan respon terhadap penempatan personil TNI-AL di Kampung Sumuraman yang dilakukan oleh Bupati Mappi , Wadanlanal XI Merauke dan Kapolres Mappi.

“Tanggal 4 Januari 2019 terjadi penempatan personil TNI-AL di Kampung Sumuraman, tanggal 13 Januari 2019 masyarakat melakukan aksi protes terkait rencana pembangunan pangkalan TNI-AL di Sumuraman sekaligus membuat Surat Pernyataan Sikap Penolakan ,” jelas Selestinus melalui pesan Whatsapp.

Lebih lanjut Selestinus menjelaskan, Surat Pernyataan Sikap Penolakan ditujukan kepada Bupati Kabupaten Mappi dengan tembusan kepada Ketua DPRD Kabupaten Mappi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mappi dan Kepala Bappeda Kabupaten Mappi.

Surat Penolakan ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Forum Masyarakat Minyamur Kabupaten Mappi masing-masing Linus M Pasim dan Saverius B Samogoi, mengetahui Ketua LMA Distrik Minyamur Basilius Y Kamagai. [TA]



Add Comment