Laut, sungai, dan danau bukan tempat sampah

Jayapura, Jubi – Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, Dinas Kelautan dan Perikanan Papua mengajak seluruh masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, dengan tidak membuang sampah di laut, sungai, dan danau.

“Laut, sungai, danau, dan rawa bukan tempat sampah. Buanglah sampah pada tempat-tempat yang sudah disediakan,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, FX Mote, di Jayapura, Kamis (21/2/2019).

Sesuai arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, ujar ia, sumber daya ikan di laut semakin hari ditemukan banyak gizi yang menurun yang diakibatkan tumpukan sampah yang tidak bisa terurai.

“Dampak ini kemungkinan besar juga terjadi di Kota Jayapura, mengingat banyak sampah yang ditemui di muara yang terhubungan langsung ke laut, seperti di sungai Youtefa dan Ampera,” ucapnya.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat yang mendiami bantaran sungai Youtefa dan Ampera, tidak membuang sampah ke sungai.

“Apalagi sampah-sampah yang dibuang tidak semuanya bisa terurai, sehingga dampaknya akan sangat buruk terhadap ekosistem, manusia, dan kualitas air laut. Kebiasaan buruk ini tentu harus diubah,” katanya.

Ia minta kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari dalam keluarga, mengingat air menjadi salah satu kebutuhan yang sangat mendasar.

“Mari jaga kualitas air yang ada dengan tidak membuang sampah dengan sembarang. Mengingat sampah-sampah sudah terdorong sampai ke ujung Kayu Pulau, Kayu Batu, dan sepanjang pantai Hamadi, tentu kualitas ikan yang ada akan sangat berbeda,” ucapnya.

“Saya harap di peringatan hari sampah ini, semua masyarakat mau menyadari laut, sungai, rawa, dan danau bukanlah tempat sampah. Mari jaga perairan kita dengan baik demi generasi Papua selanjutnya,” sambungnya.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Jayapura, mencatat setiap bulan sebanyak 4.000 ton sampah diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jumlah ini merupakan gabungan dari sampah umum, pasar, dan sampah rumah tangga.

“Dengan bertambahnya penduduk di Kota Jayapura maka semakin meningkat juga konsumsi yang menyebabkan volume sampah yang dihasilkan,” kata Kepala Seksi Penanganan Pengurangan Sampah dan Limbah P3 DLHK Kota Jayapura, Frengky Nelson Numbery. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Add Comment