Hari Orang Papua: “Itu BUKAN Cara Melanesia!”

Di seluruh dunia telah menjadi pembicaraan bahwa manusia Melanesia sangat mengenal alam, bersahabat dengan alam, bagian dari alam, dan bahkan banyak berkesimpulan orang Melanesia sebagai contoh manusia hari ini yang “hidup sebagai alam itu sendiri“.

Di seluruh dunia mengatakan Tanah Papua itu surga kecil yang jatuh ke Bumi, dan karena itu menjadi tujuan hidup banyak orang di dunia, terutama di Indonesia.

Akan tetapi apa nyatanya hidup orang Melanesia hari ini?

  1. Bangun rumah di pinggir sungai, “Itu BUKAN cara Melanesia!”
  2. Buang kotoran sampah dan jadikan air sebagai jamban manusia, “Itu BUKAN Cara Melanesia!”
  3. Tebang pohon sembarangan tanpa tujuan, dan membabi buta, tanpa izin pemilik dusun, “Itu BUKAN cara Melanesia!”
  4. Makan makanan produk orang luar, sementara makanan asli sendiri dilupakan, “Itu BUKAN cara Melanesia!”
  5. Menebang pohon sagu, pohon matoa, pohon pandan, pohon buah merah sambarangan dan menganggap nasi, supermi, roti sebagai makanan lebih bagus, “Itu BUKAN cara Melanesia!”
  6. Kalau Alam Bicara, itu dianggap BENCANA, kalau manusia bicara menggusur gunung menjadi lembah, menebang pohon untuk kelapa sawit dan penjualan kayu, itu dianggap BUKAN BENCANA, “Itu BUKAN cara Melanesia!”
  7. Kalau ada korban bencana banjir ramai-ramai berjiwa manusiawi, tetapi kalau teman-teman sesuku-sebangsa sendiri dikejar dan dibunuh orang asing, malah diam seribu basa, “Itu BUKAN Cara Melanesia!”

Wahai Manusia Melanesia, di manakah ke-Melanesia-an mu?

Add Comment