Beras ancaman serius bagi kebiasaan Suku Dani

Jayapura, Jubi – Hadirnya padi ternyata menjadi ancaman serius bagi adat dan kebiasaan masyarakat di Papua, khususnya di Lembah Baliem, Kabupaten Jayawijaya.

Empat warga Kampung Kimbim di Distrik Assologaima, Kabupaten Jayawijaya, Papua, sedang memanen ubi – Jubi/Benarnews.
Empat warga Kampung Kimbim di Distrik Assologaima, Kabupaten Jayawijaya, Papua, sedang memanen ubi – Jubi/Benarnews.

Arkeolog dari Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengaku khawatir dengan kebiasaan bercocok tanam ubi jalar yang mulai berkurang oleh petani yang ada di Lembah Baliem sejak hadirnya padi yang menghasilkan beras itu.

“Sejak kehadiran beras ataupun tanaman padi di Wamena, membuat Suku Dani di Lembah Baliem banyak mengonsumsi nasi, sedangkan kebun keladi (talas) dan ubi jalar mereka sebagian dibiarkan begitu saja,” katanya di Kota Jayapura, Papua, Senin (5/8/2019).

Hari yang mengaku baru saja kembali dari Wamena, Kabupaten Jayawijaya itu mengatakan, kondisi ini sudah pasti akan mengubah cara pola bercocok tanam atau bertani, yang dulunya biasa bertani atau menanam ubi jalar dan keladi, kini mulai beralih ke tanam padi dan makan beras.

Add Comment