Pemkab Jayapura bentuk gugus tugas pemetaan wilayah adat

Bupati Jayapura saat berdiskusi dengan pengurus DAS Sentani - Jubi/Engel Wally
Bupati Jayapura saat berdiskusi dengan pengurus DAS Sentani – Jubi/Engel Wally

Sentani, Jubi – Pemerintah Kabupaten Jayapura bersama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) serta LSM Samdana Institut dan masyaraat adat di Kabupaten Jayapura membentuk tim serta gugus tugas yang akan melakukan pemetaan sembilan wilayah adat di Kabupaten Jayapura.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan kehadiran pihak AMAN dan Samdana Institut dalam rapat pembentukan gugus tugas kali ini untuk memberikan bobot kepada tim yang akan bekerja dalam proses pemetaan wilayah adat.

“Dalam rapat kali ini untuk merapikan tugas-tugas yang akan dikerjakan berdasarkan gugus tugas yang terbentuk. Kita tidak akan membicarakan keberadaan masyarakat adat secara luas, tetapi bagaimana melakukan pemetaan wilayah adat dari sebuah geografi yang luas hingga kepada kampung atau klan bahkan perorangan,” jelas Bupati Awoitauw, saat memberikan arahan dalam rapat tersebut yang dilaksanakan di lantai dua Kantor Bupati Jayapur, Selasa (21/8/2018).

Kepala Badan Regitrasi Wilayah Adat (BRWA) AMAN, Kasmita Widodo, mengatakan kehadiran pihaknya untuk mendampingi tim yang dibentuk saat ini bersama gugus tugas yang dibebankan.

“Tugas fungsi kami selain mendata semua pemetaan wilayah adat di Kabupaten Jayapua, juga memberikan bobot serta masukan dan mendampingi semua proses kerja tim di lapangan nantinya. Karena secara nasional semua peta wilayah adat di masing-masing daerah sudah kami lakukan pendataan,” ujarnya.

Dalam pembagian tim gugus tugas ini sebagai pengarah adalah Bupati Jayapura, koordinator tim Sekretaris Daerah (Sekda), dan sekretaris tim adalah Kepala Dinas Pertamanan Perumahan dan Pemukiman Kabuaten Jayapura. Tim ini akan dibantu sejumlah pihak baik LSM, organisasi kemasyarakatan, serta OPD. (*)

Add Comment