Masyarakat diminta gencar tanam umbi dan sagu

Masyarakat diminta gencar tanam umbi dan sagu
Mama-mama papua saat panen ubi - Dok Jubi
Mama-mama papua saat panen ubi – Dok Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua minta masyarakat Papua gencar menanam umbi-umbian dan sagu yang merupakan pangan lokal. Hal ini sebagai upaya untuk membiasakan diri mengkonsumsi pangan lokal.

Staf Ahli Gubernur Papua Bidang Kesejahteraan Sosial dan Sumber Daya Manusia, Ani Rumbiak, mengatakan konsumsi beras per kapita penduduk di wilayahnya dari tahun ke tahun cenderung meningkat, sedangkan konsumsi pangan pokok lainnya seperti umbi-umbian dan sagu menurun.

“Saya minta petani dan masyarakat harus gencar menanam, bisa dimulai dari pekarangan (halaman) rumah,” kata Ani, di Jayapura, Jumat (15/9/2017).

Ia tekankan persoalan penganekaragaman konsumsi pangan lokal harus mendapat perhatian yang lebih serius dari semua pihak. Khususnya bagi yang diberi tanggung-jawab menangani pembangunan dan pemantapan ketahanan pangan baik di provinsi maupun di kabupaten/kota.

“Dengan berbasis sumber daya lokal, ketahanan pangan daerah dapat terjaga dan tidak terdengar lagi adanya kasus-kasus kelaparan di Tanah Papua,” ujarnya.

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Koordinasi Penyuluh Provinsi Papua, Roberth Eddy Purwoko, mengatakan pihaknya akan lebih meningkatkan program pengembangan pangan lokal mulai dari skala rumah seperti pemanfaatan pekarangan, dengan tujuan bisa menyediakan pangan secara baik dan berkelanjutan.

“Dengan tersedianya pangan lokal akan mengurangi ketergantungan terhadap kebutuhan pangan dari luar,” kata Purwoko.

Menyinggung soal ketersedian pangan di Papua, ia jelaskan, ketersedian pangan Papua masih bergantung dari luar Papua seperti beras dan bahan pokok lain yang di datangkan dari Pulau Jawa.

“Kami dari Dinas Ketahanan Pangan akan menyediakan pangan secara lokal seperti beras lokal dan sagu yang telah diolah sehingga ketergantungan perlahan kami kurangi dan bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri,” ucapnya. (*)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment