40 kios di Pasar Entrop gratis untuk OAP dan Asli Port Numbay

Pembangunan kios di Pasar Entrop - Dok. Jubi
Pembangunan kios di Pasar Entrop – Dok. Jubi

Jayapura, Jubi – Mendekati jadwal peresmian Pasar Entrop, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Jayapura memberikan secara cuma-cuma kios di Pasar Entrop kepada Orang Asli Papua (OAP) dan Asli Port Numbay.

“Ada 40 unit kios yang akan dibagi, 20 untuk Port Numbay dan 20 untuk OAP, syaratnya sama, tetapi mereka nggak dipungut uang pangkal seperti yang lain, anggap saja ini memberikan mereka pembinaan bagi OAP, sebab sangat sulit untuk mereka ada,” ujar Awi kepada Jubi

Pendaftaran akan dibuka setelah 2 Januari 2017. Kebijakan tersebut, kata Awi, diambil sebagai upaya Disperindagkop membina OAP berdagang dan mempunyai budaya berdagang.

“Coba dihitung berapa saudara-saudara Papua dan Port Numbay yang berdagang dan punya kios di pasar, beda dengan saudara dari luar sana,” tambahnya.

Selain itu ada persyaratan khusus, kios tersebut tidak bisa disewakan kepada orang lain. Sebab, tambah Awi, ada penataan hukum di situ.

“Jika kedapatan disewakan maka kami akan tarik dan digantikan orang Port Numbay atau orang Papua yang lain,” katanya.

Ruslan, staf Disperindagkop mengaku sekarang pihaknya membuka daftar ulang bagi pedagang lama Pasar Entrop hingga 2 Januari 2017. Sedangkan untuk umum Disperindagkop Kota Jayapura membuka pendaftaran 3-7 Januari 2017.

“Kita akan terbuka dan transparan sehingga tidak ada lagi seperti kejadian di Pasar Hamadi, ini sudah diatur sesuai Peraturan Wali Kota Jayapura,” katanya.

Ada sejumlah uang pangkal yang harus dibayar calon pedagang di Pasar Entrop sesuai dengan Peraturan Wali Kota Jayapura dan semua tergantung dengan luas kios yang dipilih. Kios-kios itu dipatok dengan uang pangkal sewa Rp20 juta hingga Rp50 juta. (*)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment