Warga Fiji Diimbau Tanam Tanaman Pangan Tradisional

Jayapura, Jubi – Situasi ketahanan pangan pascabadai Winston belum pulih benar di Fiji. Baru-baru ini, pemerintah Fiji mengimbau para petaninya untuk kembali menanam tanaman pangan tradisional.

Pedagang bahan makanan di Fiji/RNZIDikutip dari radionz.co.nz pada Kamis, 11 Agustus 2016, Menteri Pertanian Fiji, Inia Seruiratu mengatakan bahwa ada peralihan dalam tata cara produksi pertanian di Fiji demi memenuhi kebutuhan pasar yang berbeda-beda.

Mayoritas ladang di Fiji ditanami tebu untuk memasok industri gula. Sehingga petani lupa menanam tanaman pangan seperti ubi dan talas.

“Banyak petani kita yang telah melupakan dan mengabaikan pengetahuan bercocok tanam yang diajarkan leluhur orang Fiji. Padahal, kemampuan dan keahlian inilah yang menyelamatkan mereka, terutama di masa pascabencana. Mereka berhasil belajar dari bencana,” ujar Inia.

Kementerian Pertanian Fiji akhir-akhir ini menggelar beberapa pelatihan bagi warga Fiji untuk menanam tanaman pangan yang bisa cepat tumbuh, sepeti tanaman talas dan ubi-ubian.

Selain itu, bantuan pangan masih diharapkan terus berdatangan dari negara lain, terutama Australia dan Selandia Baru.

Kerusakan akibat badai Winston yang menerjang Fiji pada Februari lalu masih tersisa.

Pasokan pangan Fiji masih belum sepenuhnya pulih, terutama karena badai juga menyapu ladang pertanian yang tengah ditanami petani saat itu. Sehingga, para petani tidak dapat memanen apa pun untuk dimakan. (*)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment