Tidak Semua Mahasiswa Papua di Jogja Angkat Kaki

HarianPapua.com – Pernyataan pengurus Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) Roy Karoba yang mengatakan bahwa mahasiswa Papua akan segera meninggalkan Daerah Istimewa Yogyakarta karena merasa tidak nyaman dengan pernyataan Sri Sultan Hamengkubuwono X yang menolak adanya gerakan separatis di Jogja disambut positif oleh mahasiswa Papua lainnya.

Mavio Wakey, salah seorang masyarakat Papua yang berada di Jogja mengakui bahwa memang seharusnya kelompok tersebut harus dengan segera meninggalkan Daerah Istimewa Yogyakarta karena telah membuat nama ‘Papua’ tercoreng.

“Yang mau pulang Papua silahkan. Kamu yang bikin demo dan semacamnya kami yang tidak tahu apa-apa kena (kena imbasnya)” kata Mavio pada akun jejaring twitter miliknya, Senin (25/7/2016).

Sebelumnya diberitakan masyarakat Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua memutuskan untuk segera meninggalkan Daerah Istimewa Yogyakarta karena merasa tidak memiliki rasa aman.

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment