Setelah dibebaskan, 14 anggota KNPB ditangkap lagi

Aksi grafiti di sekitar Abepura yang dilakukan KNPB Jumat (9/12) menyebabkan 17 orang ditahan 1x24 jam - Dok. KNPB
Aksi grafiti di sekitar Abepura yang dilakukan KNPB Jumat (9/12) menyebabkan 17 orang ditahan 1×24 jam – Dok. KNPB

Jayapura, Jubi – Tepat pada peringatan Hari HAM Internasional, 14 dari 17 anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang baru saja dilepas Kepolisian Sektor Abepura kembali ditangkap di sekitar Padangbulan, Jayapura, Sabtu (10/12/2016).

“Sekitar pukul 11.04 di depan Pos Polisi Padangbulan, sekitar 14 orang anggota KNPB yang baru dilepas ditangkap kembali,” demikian keterangan Mecky Yeimo, Badan Pengurus KNPB kepada Jubi di sela-sela demo damai Hari HAM internasional di Merpati, Abepura, Sabtu (10/12/2016).

Mereka yang ditangkap antara lain Hosea Yeimo, Onchen Balingga, Alo Yeimo, Omis Raz Balingga, Ario Wanimbo, Robet W Yelemaken, Akamouwa Kadepa, Jhek Mote, Venus Kabak, Jhon Matuan, Weko Werentus Kogoya, Beni Yatipai, Oti Yeimo, dan Denius Murip.

Alfince Degei, seorang mahasiswi menyaksikan penangkapan itu. “Ya saya lihat mereka (anggota KNPB) di Padangbulan dengan polisi yang cukup banyak sedang baku tawar, lalu polisi tahan dan tanya kam mau lakukan apa, lalu entah bagaimana polisi bawa mereka tangkap ke sini,” ujarnya kepada Jubi di Melati, Abepura.

Kapolsek Abepura, AKBP Arnolis Korwa saat ditemui ditempat yang sama, membenarkan penangkapan itu.

“Ya, bagaimana tidak kami bawa, mereka melakukan lagi corat coret di Padang Bulan padahal baru saja keluar. Itu bagaimana bisa tidak memahami sekali,” ujar AKBP Korwa.

Pihaknya mengatakan keempat orang tersebut saat ini ada di Polsek Abepura. “Biar mereka di sana sampai sore, agar merenung,” ujarnya.

Dikonfirmasi terkait tindakan anggota KNPB tersebut, Mecky Yeimo menegaskan bahwa KNPB melakukan aksi-aksi grafiti tersebut sepenuhnya dengan kesadaran.

“Sejak awal teman-teman sudah tahu apa yang mereka lakukan. Apa yang kami tuliskan itu adalah keinginan politik rakyat Papua yang tidak diberikan ruang untuk disampaikan secara luas, jadi kami akan terus melakukannya,” ujar Mecky.

Sebelumnya, Jumat (9/12) 17 anggota KNPB ditangkap di sekitar Melati Abepura karena melakukan aksi grafiti (corat coret tembok) terkait Referendum dan Papua Merdeka. Mereka dibebaskan Sabtu (10/12) pagi sekitar pukul 10.00.(*)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment