Sebab Papua Gelar Konferensi Internasional Keanekaragaman Hayati

Sebab Papua Gelar Konferensi Internasional Keanekaragaman Hayati

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua sepertinya memiliki cara tersendiri untuk menarik perhatian investor, guna memajukan eco wisata dan ekonomi kreatif, untuk menunjang perekonomian masyarakat adat Papua.

Salah satunya dengan melaksanakan konfrensi internasional keanekaragaman hayati dan kekayaan budaya Papua. Konfrensi yang rencananya akan dilaksanakan di Jayapura, pada 7-10 September 2016, bakal menghadirkan 800-an peserta dengan pembicara dari luar dan dalam negeri.

Assisten II Setda Papua, Elia Loupatty disela-sela rapat persiapan konfrensi menyebutkan Papua yang dikenal sebagai salah satu paru-paru dunia, akan memperkenalkan keanekaragaman hayati kepada seluruh dunia. Termasuk dengan alamnya, Papua yang merupakan daerah tropis, tetapi masih memiliki salju dan mendapatkan hujan salju di beberapa daerah.

“Kekayaan budaya dari 250-an suku di Papua ditambah dengan 250-an bahasa yang berbeda inilah yang tak dimiliki wilayah lain di Indonesia,” jelas Elia, Kamis, 19 Mei 2016 malam kemarin.

Dengan berbagai keunikan tersebut dan dikemas dalam konfrensi internasional, diharapkan berdampak pada ekonomi kreatif yang menghasilkan generasi emas Papua.

Sedangkan, Kepala Badan Lingkungan Hidup Provinsi Papua, Noak Kapissa menjelaskan konfrensi yang diangkat dengan tema ‘Keanekaragaman hayati dan eco wisata-solusi ekonomi Papua’ direncanakan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Sejumlah menteri terkait dijadwalkan menjadi pembicara dalam acara tersebut.

“Artinya dengan mengelola keanekaragaman hayati dapat meningkatkan ekonomi kreatif dan eco wisata, tanpa merusak sumber daya alam yang ada. Ini juga dimaksudkan agar perekonomian di Papua dapat berkembang dengan baik,” paparnya. *** (Katharina Louvree)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment