Presiden Didesak Buka Akses Bagi Jurnalis Asing Di Papua

Ilustrasi – Jubi/Arnold BelauJayapura, Jubi – Rapat Kerja Nasional Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indoensia (Rakernas ke-VIII PMKRI), yang berlangsung sejak tanggal 27-30 Juli 2016 secara resmi merumuskan 22 rekomendasi Hasil Sidang Komisi Presidium Gerakan Mahasiswa.

Hasil Sidang Komisi Presidium Gerakan Mahasiswa PMKRI secara resmi di bacakan oleh ketua presidium perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Pusat Anjelius Wakekako, Sabtu, (30/7/2016).

Pertama kata dia PMKRI mendesak pemerintahan Jokowi Jk untuk segera menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat terjadi pada tahun 65 korban PKI, Talang Sari, Tanjung Periuk, Kuda Tuli, penculikan aktifis dan tragedi Mei 1998.

Kedua kata dia menyelesaikan berbagai kasus perdagangan orang yang terjadi di tanah air.

Sedangkan ketiga adalah menghapus setiap peraturan perundang-undangan yang tidak pro terhadap kelestarian alam.

Keempat menginstruksikan kepada setiap penegak hukum agar secara cepat dan professional menangani pelanggaran HAM demi mencapai keadilan sejati.

Kelima mengikutsertakan kaum muda (mahasiswa, aktifs dan setiap pemerhati social, HAM lingkungan dll) dalam setiap kebijakan penyelenggaraan Negara.

Keenam menuntut pemerintah untuk segera menutup segala jenis kegiatan usaha perusahan-perusahan besar sewasta yang tidak memenuhi izin dan syarat izin prosedur usaha.

Ketujuh menuntut pemerintah untuk melakukan pengawasan bagi perusahan-perusahan besar swasta yang berpotensi menimbulkan kerusaan bagi kawasan hutan(ekologi).

Kedelapan mendesak pemerintah untuk segera menasionalisasikan semua perusahan asing yang ada di Indonesia yang teridentifikasi telah mengeploitasi semua kekayan alam dan manusia, yang tidak sesuai dengan UUD 1954 pasal 33 ayat 3.

Selanjutnya kesembilan sampai dengan ke 22 telah dirangkum dan menjadi rekomendasi agar terus dipantau dan didorong oleh PMKRI di seluruh Indonesia.

Perwakilan PMKRI Cabang Manokwari, Alosius Siep berharap agar rekomendasi ini bias ditindaklanjuti oleh 20 an Cabang PMKRI di Indonesia agar hasil ini tidak sia-sia.(*)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment