Pemprov Papua Kembali Siapkan Ekspor Kayu Olahan

Jayapura, Jubi – Setelah berhasil melakukan ekspor perdana ke Tiongkok, Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kehutanan di wilayahnya kembali mempersiapkan ekspor kayu olahan.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Jan Jap Ormuseray kepada wartawan, di Jayapura, Senin (27/6/2016) mengatakan untuk melakukan ekspor ke negara tujuan, paling sedikit 100 kontainer atau setara 1.500 kubik kayu olahan yang harus diekspor.

“Untuk ekspor kayu ini kembali kepada pembeli, dimana pembeli akan memesan kayu berapa banyak dan juga ukuran dari kayu olahan yang dipesan, apakah sudah tersedia atau tidak, kalau sudah tersedia pasti dilaksanakan,” katanya.

Minimnya pemesanan kayu olahan dikarenakan lesunya ekonomi yang terjadi beberapa waktu lalu. Namun dirinya menjadwalkan kemungkinan akhir Juli atau Agustus 2016 akan melakukan ekspor ke Eropa maupun Australia.

“Yang penting container yang mau diekspor mencapai 100 kontainer, oleh sebab itu kami bakal berkoordinasi dengan pihak Pelindo untuk bagaimana menyiapkan container ekspor,” kata Ormuseray.

Dia menambahkan kehadiran Sucofindo turut membantu pihaknya dalam ekspor. “Ini kan tujuan baik untuk bagaimana menjadikan Papua sebagai kawasan industri, untuk membuka lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan,” ujarnya.

“Meski begitu, untuk ekspor kayu dari PT Korindo di Merauke dan Sinar Jaya di Dawai, Kepulauan Yapen hingga kini masih berjalan,” tambahnya.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe menilai dengan dibukanya Pelabuhan Laut Jayapura untuk ekspor barang keluar negeri, bakal mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini sangat kecil.

“Papua tak perlu lagi “mengemis” uang ke Jakarta, asalkan kita bisa menggarap potensi kita sendiri, saya yakin akan memberi pertumbuhan dan kemajuan luar biasa bagi masyarakat,” kata Lukas Enembe. (*)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment