Pemkot Kaji Pembentukan Kampung Adat

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota Jayapura mengkaji pembentukan kampung administratif menjadi kampung adat.

Sekda Kota Jayapura, R.D. Siahaya mengatakan SKPD teknis sudah merencanakan hal tersebut dan diupayakan dalam waktu dekat ditindaklanjuti.

“Dari BPMPK mereka sementara mempersiapkan di kampung-kampung ini, mana yang ada kampung adat,” katanya kepada wartawan di Kota Jayapura, Selasa (5/4/2016).

Jika dari kajian tersebut terdapat kampung yang bisa dijadikan kampung adat, maka dibuatkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Jayapura tentang semua proses pemerintahan yang diterapkan di kampung adat tersebut.

“Kita buat perda sehingga semua proses pemerintahan di situ, itu pemerintahan adat. Tidak ada campur baur di situ pemerintahan yang bersifat administratif seperti sekarang,” katanya.

Rencana pembentukan kampung adat merupakan konsistensi implementasi visi kepala daerah untuk mengangkat kearifan lokal masyarakat Port Numbay.

“Saya pikir daripada tidak sama sekali, ini waktu harus kita manfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (BPMPK) Kota Jayapura, Daniel Mano mengatakan sebelum pembentukan harus dilakukan pengkajian. Dari pengkajian tersebut dihasilkan pikiran-pikiran masyarakat adat, stakeholder, akademisi, LSM dan pemerintah sebagai penguat pembentukan Perda.

“Kalau sudah menjadi kampung adat, berarti kemungkinan besar yang mengatur kampung itu adalah orang adat. Di sini baru ondoafi (tua adat) yang berperan. Di sini baru dibuat regulasi peraturan kampung di kampung adat itu,” kata Daniel. (Enrico Karubuy)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment