Pembangunan pariwisata harus berpihak pada ekonomi masyarakat

Berjalan di atas bara api, salah satu aktraksi pariwisata Papua yang belum dikelola secara maksimal - Dok. Jubi
Berjalan di atas bara api, salah satu aktraksi pariwisata Papua yang belum dikelola secara maksimal – Dok. Jubi

Jayapura, Jubi – Pemerintah Provinsi Papua mengingatkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di wilayahnya untuk menerapkan pola pembangunan pariwisata yang berpihak pada ekonomi rakyat, dan harus menjadi prioritas.

Asisten bidang Umum Sekda Papua Elysa Auri, Sabtu (29/10/2016) menekankan, disamping menerapkan pola ekonomi rakyat, pembangunan di bidang pariwisata harus tetap menyesuaikan diri dengan kondisi objektif dan karakteristik masing masing daerah.

“Paradigma ini menekankan pada kemampuan sumber daya manusia aparatur sebagai perencana dan pelaksana pembangunan, kesiapan manajerial, kesanggupan dan kemampuan aparatur dinas pariwisata dan ekonomi kreatif dalam merencanakan, melaksanakan, mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki merupakan aset pembangunan di bidang pariwisata yang harus dikelola, ditingkatkan dan dipertahankan,” katanya.

Menurut Auri, Papua memiliki potensi kepariwisataan yang sangat besar dan penuh dengan keunikan. Untuk itu harus dikelola dengan baik agar dapat memberi manfaat yang besar bagi kesejahteraan masyarakat Papua.

“Karena itu, aparatur pemerintah dituntut untuk memberdayakan semua potensi yang ada dengan tidak melupakan, apa yang ada sekarang ini menjadi hak generasi yang ada sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua, Yoseph Matutina mengatakan wisatawan yang berkunjung ke Papua, lebih di dominasi oleh wisatawan lokal. Sebab untuk menarik wisatawan asing,perlu dilakukan promosi di luar negeri.

“Saya kira dalam waktu dekat harus dilakukan promosi dengan lebih gencar lagi, sehingga bisa menjadi daya tarik untuk orang datang ke Papua,” kata Matutina.

Ia mencontohkan, seperti halnya Raja Ampat yang dulunya biasa biasa saja, namun setelah di ekspose melalui media massa. Sekarang menjadi destinasi wisata idola di mata dunia kepariwisataan. (*)

Add Comment