Pembangunan di Provinsi Papua Dinilai ‘Jalan Ditempat’

Gubernur Diminta Evaluasi Kinerja Sekda Hingga Pimpinan SKPD

Jayapura- BinPa – Ketua Tim Peduli Pembangunan Provinsi Papua, Baiten Wenda, mengaku sangat prihatin dengan kondisi pembangunan yang ada di Provinsi Papua saat ini. Pasalnya, sesuai pengamatannya sejak kepemimpinan Gubernur Lukas Enembe dan Klemen Tinal, roda pembangunan di Papua terkesan ‘jalan ditempat’ atau stagnan.

Hal ini disebabkan kinerja para pejabat SKPD yang sudah diberikan kepercayaan sesuai tanggung jawab masing-masing tidak dapat menterjemahkan visi dan misi Gubernur dan wakil Gubernur yaitu Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera.

Kenyataan ini sangat memprihatinkan bagi rakyat, khususnya bagi orang asli Papua yang selama ini sudah tertinggal dalam berbagai bidang dan masih banyak hidup dibawa garis kemiskinan. “Selama ini kami mencermati jalannya pembangunan di Provisi Papua sejak Lukas Enembe dilantik, bahwa para pejabat SKPD tidak bisa menjalankan visi misi Gubernur,”katanya kepada Bintang Papua, di Abepura, Kamis (25/8), kemarin.

Untuk itu, ia sebagai sebagai anak asli Papua meminta gubernur segera melakukan eveluasi secara total terhadap bawahannya mulai dari Sekda sampai pimpinan SKPD. Hanya dengan cara inilah visi misi itu dapat diwujudkan. “Kita ingin ada perubahan di Papua ini, untuk itu kami minta semua pimpinan SKPD, termasuk Sekda harus diganti,”tegasnya.

Alasannya, karena pejabat yang ada, tak bisa mewujudkan visi misi ‘Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera’, sebagaimana yang didegungkan dimana-mana. “Sekda sebagai kepala SKPD seharusnya harus selalu mengevaluasi dan mengontrol kinerja setiap SKPD, tapi yang kami amati para pimpinan SKPD dan Sekda terkesan hanya jalan masing-masing. Hal inilah yang mengakibatkan pembangunan hanya jalan ditempat,”katanya.

“Selain ketidak mampuan SKPD dalam melakukan program gubernur, Kami juga melihat dalam pemerintahan Lukas Enembe dan Klemen Tinal ada kejanggalan-kejanggalan. Sepertinya ada musuh dalam selimut yang bermain dengan muatan kepentingan sendiri, sehingga itu yang jadi penghambat,”tambahnya.

Bahkan, “Kami tidak hanya sampai di situ tapi kami menyoroti seluruh perjalanan pembangunan Papua, terutama orang yang tidak pernah menuruti program Gubernur. Hal senada juga diungkapkan Anggota Legislator Papua, Thomas Sondegau meminta kepada Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe S.IP.MH agar mengevaluasi kinerja Sekda, para Asisten hingga para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pasalnya, selama kepemimpinan Gubernur Papua melihat para kinerja pejabat yang sudah diberikan kepercayaan di Pemerintahaan tidak menjalankan Visi Misi dari pada Gubernur Papua dan Wakil Gubernur Papua “Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera”
“SKPD yang seharusnya mampu menterjemahkan perintah Gubernur Papua dalam menjalankan visi misinya, namun kenyataan tidak berjalan,” ungkap Thomas ketika menghubungi Bintang Papua, Kamis (26/8/2016) kemarin. Untuk itu, Politisi partai Demokrat ini meminta kepada Gubernur Papua untuk mengevaluasi kinerja para pejabat di pemerintahan.

Mulai dari Sekda, Asisten sampai kepada kepala-kepala Dinas.
“Jadi disitu bisa terlihat apakah mereka benar-benar menjalan visi
misi Gubernur Papua atau tidak. Jangan dibiarkan terus dan akhirnya
masyarakat tidak menikmati apa yang menjadi visi misi Gubernur,”
katanya. Thomas menegaskan, SKPD dipercayakan untuk memimpin bukan harus angkat
kaki tapi kepeercayaan itu benar-benar dibuktikan untuk menjalankan
tugas sesuai Tupoksinya. “Ini kan dan berjalan walaupun hanya beberapa Dinas melaksanakan. Tapi hampir semua SKPD tidak jalankan visi Misi itu. Bahkan ada yang jalan
ditempat. Kami minta segera evaluasi itu,” pungkasnya. (Loy/don)

Add Comment