Norwegia Bantu Pemetaan Tanah Adat di Papua

Norwegia Bantu Pemetaan Tanah Adat di Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pemerintah Norwegia akan melakukan pemetaan tanah adat di Papua karena dianggap penting untuk diselesaikan, guna memberikan pemanfaatan hutan untuk keberlangsungan hidup masyarakat setempat tanpa harus dirusak.

Dubes Norwegia untuk Indonesia, Stik Traavik saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, usai pembukaan Konferensi Keanekaragaman Hayati Papua yang dilaksanakan di Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Rabu 7 September malam meyakinkan kepada pemerintah Papua untuk memperkuat sistem hukum dan akan bekerja sama dengan PBB, menyelesaikan pemetaan tanah adat.

Sementara di tingkat pusat, Pemerintah Norwegia akan melakukan penacangan mekanisme pemberian dana kepada provinsi-provinsi di Indonesia yang berhasil memproteksi hutannya.

“Saat ini bagaimana caranya kami harus terus meningkatkan hasil produksi dari sebidang tanah dan mengkomersialkan tanpa merusak hutan. Itu adalah pesan yang paling penting dari konferensi internasional ini. Hutan dan manusia harus tetap dijaga untuk keberlangsungan hidup,” ujarnya.

Dirinya pun sepaham dengan pernyataan Presiden Joko Widodo yang mengatakan, bahwa saat ini bukan jamannya lagi untuk babat hutan dengan alasan kesehjahteraan manusia.

“Saat ini adalah jamannya membiarkan orang untuk tinggal di hutan, salah satunya dengan melakukan Eco Tourism dan membuat kualitas hidup manusia di dalamnya lebih tinggi tanpa merusak hutan, salah satunya dengan mengembangkan produk makanan berkualitas tinggi dari dalam hutan itu,” katanya.

Kopi yang berkualiats misalnya harganya akan lebih tinggi hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan kopi yang tak berkualitas. “PR kita saat ini adalah menjaga kelestarian hutan, tetapi tetap mendapatkan keuntungan dari ekonomi itu,” ujarnya. ***(Lazore)

Facebook Comments

Share This Post

One Response to "Norwegia Bantu Pemetaan Tanah Adat di Papua"

  1. Pemetaan Tanah Adat dan kebijakan Bupati Jayapura Mathius Awaitouw sangat singkron, Gubernur Lukas Enembe mungkin percayakan koordinator bantuan ini kepada Bupati Jayapura. Dari pengalaman hidup masa lalu dan karya hari ini Awaitou pantas dipercaya.

    Reply

Post Comment