Migrasi Penduduk Ancam Masyarakat Asli Papua

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua resah dengan persoalan migrasi atau perpindahan penduduk dari daerah lain ke Provinsi Papua.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menyebutkan tingkat migrasi penduduk ke Papua dari bulan ke bulan cukup tinggi. Kebanyakan migrasi ini menggunakan kapal penumpang.

“Penduduk di Papua terus bertambah, bukan karena orang asli Papua yang terus melahirkan, tetapi karena banyaknya perpindahan penduduk dari kabupaten lainnya ke Papua,” katanya disela-sela Perayaan Skyukur 50 tahun Keuskupan Jayapura yang digelar di GOR Cenderawasih, Jumat 18 November 2016.

Walaupun Pemerintah Papua mengklaim tak menjadi masalah akan hal ini, namun migrasi penduduk harus tetap diwaspadai, sebab cepat atau lambat, migrasi penduduk akan menjadi ancaman bagi masyarakat asli Papua.

“Penduduk dari luar Papua sampai saat ini belum terdata dengan baik. Kami ingin tetap menjadikan tanah Papua menjadi tanah damai dan perlu adanya kerjasama antar penduduk di Papua,” ucapnya.

Tak hanya itu saja, masalah lainnya yang dihadapi masyarakat Papua adalah HIV/AIDS dan peredaran narkotika. “Ini menjadi perhatian kita bersama dan perlu dilakukan kerjasama untuk menekan peredarannya agar tak terus meluas, baik itu HIV/AIDS ataupun narkoba,” paparnya. *** (Katharina)

Add Comment