Kura-Kura Moncong Babi Dikembalikan ke Habitat Asal

Jumat, 04 Maret 2016 19:16
Dilihat: 8 Ditulis oleh Super User

Jayapura,- Sebanyak 18 ribu kura-kura moncong babi yang diamankan Balai Konserfasi Sumber Daya Alam (BKSDS) Papua telah dikembalikan ke Pemerintah Provinsi Papua secara simbolis melalui asisten I Bidang Pemerintahan, Doren Wakerkwa, Kamis (3/3) di Hotel Horison, Kota Jayapura, Papua.

Pada kesempatan itu, Kepala BKSDA Papua, M. G. Nababan mengatakan 18 ribu kura-kura tersebut diamankan dari dua tempat, yaitu, Timika dan Jakarta. “kura-kura tersebut bersasal dari Asmat diseludupkan melalui Timika, Papua tanggal 15/2/2016 berjumlah 3.230 ekor. Kemudian yang diamankan di Cengkaren, Jakarta tanggal (21/2/2016) itu ada 15 ribu ekor,” kata Nababan.

Sambungnya, kura-kura moncong babi tersebut saat ini sebelaum secara keseluruh dikembalikan Pemprov, kasusnya sedang di tangani Polres Mimika dan dititip rawatkan di divisi lingkungan Freeport Indonesia. Jakarta sementara ditangani oleh Kemetrian Kehutanan, Balai besar KSDA Jakarta.

Atas hasil temuan tersebut, Nababan menjelaskan, awalnya ketangkap di Timika, selang dua hari kemudian ketangkap di Cengkareng. Tujuan penyeludupan belum jelas. Sementar masih dalam proses penyelidikan.

“Setiap tahunnya ditemukan, sehingga ini ada potensi dan ini merupakan permasalahan kegiatan ilegal. Selama ini telah diupayakan dari ilegal menjadi legal,” ujar Nababan.

Sekedar informasi, tindakan pemyeludupan tersebut melanggar pasala 21 ayat (2) UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman pidana kurungan 5 tahun dan denda Rp 100 juta. (Ramah)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment