Fosipdap: Stop Rencana Penambangan Di Agisiga

Ditulis oleh Resty/Papos

Fosipdap di kantor Kontras. RESTY/PAPOS
Fosipdap di kantor Kontras. RESTY/PAPOS
JAYAPURA [PAPOS] –Front Mahasiswa Independen Peduli Dampak Perusahaan Tambang (FOSIPDAP) meminta segera hentikan aktifitas servei dan rencana penambangan di Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya.

Bila rencana itu dilajutkan dikhawatirkan kehadiran perusahaan penambangan tidak akan mensejahterakan rakyat setempat, melainkan akan menimbulkan perampasan, kemiskinan, pengerusakan lingkungan, pelanggaran HAM, dan penyerbaran penyakit menular HIV/AIDS.

‘’Hentikan segera aktifitas survey rencana penambangan karena akan

mengancam masyarakat adat Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya,’’kata Esau Yarinap selaku koordinator wilayah IPMDA di kantor Kontras di Padang Bulan, Kamis (17/3) kemarin.

Esau mengatakan, pemerintah yang selama ini diharapkan sebagai pelindung rakyat harusnya terlebih dahulu melakukan sosialisasi tentang adanya proses penambangan di wikayah masyarakat adat tersebut.

‘’Sehingga tidak terjadi pembohongan dan rekayasa surat pelepasan lahan operasi tanpa bukti. Jadi harus didasari landasan yang kuat dari masyarakat adat tentang pemberian ijin usaha penambangan,’’tandasnya

Untuk itu FOSIPDAP meminta kepada Pemerintah Kabupaten Intan Jaya untuk memberikan penjelasan secara terbuka agar jangan terkesan ada pembohongan publik kepada masyarakat.

“Kapan dilakukan proses pembuatan AMDAL, surat pelepasan lahan, dan mengenai kapan mengeluarkan IUP kepada perusahaan tambang Sinar Bara Semerta,”imbuh Esau.[res]

Terakhir diperbarui pada Jum’at, 18 Maret 2016 00:07

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment