DPRP Bakal Surati Presiden dan Mendagri

JAYAPURA – BP -Adanya aksi penolakan masyarakat Biak atas rencana pembangunan pangkalan Militer di Biak Numfor yang disampaikan ke DPRP dan MRP, akan segera ditindak lanjuti oleh baik MRP maupun DPRP. Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Papua Elvis Tabuni, menegaskan terkait dengan aspirasi penolakan tersebut, pihaknya bakal melayangkan surat ke Presiden dan Mendagri.

Sebelumnya, aksi demo penolakan pembangunan pangkalan Militer tersebut disampaikan langsung oleh masyarakat yang tergabung dalam Forum Peduli Kawasa Byak (FKPB) di Gedung DPR Papua, pada Selasa (8/2016) lalu. “Pernyataan sikap masyarakat Biak yang disampaikan kepada kami di DPR Papua, itu sebagai bentuk penolakkan untuk kami lanjutkan ke Pemprov dan Pemerintah pusat. Sebab Biak bukan daerah perang tapi daerah untuk mencari nafkah bagi masyarakat setempat,” tegas Elvis Tabuni kepada Bintang Papua belum lama ini.

Elvis menegaskan, selama ini DPR Papua sudah mengetahui adanya pemebangunan Pangkalan Militer di Biak melalui kunjungan kerja Komisi I. “Disana terlihat tanah telah dikapling. Namun kami tidak kuat untuk melakukan tindakan jika masyarakat,” katanya.

Oleh karena itu, dengan pernyataan sikap yang disampaikan masyarakat Baik melalui Forum Peduli Kawasa Byak, maka Komisi I DPR Papua semakin kuat untuk bisa disampaikan kepada pemerintah. “Kami akan membuat pansus mengenai tanah di kota Jayapura dan Kabupaten Biak, deiyai, Paniai, Dogiai dan daerah yang mempunyai tapal batas daerah yang bermasalah,” ucapnya. Politisi Partai Gerindra ini mengaku bahwa kabupaten Biak merupakan
pulau kecil, sehingga masyarakat tidak mau ada pangkalan militer di daerah mereka. “Ya kami harus suarakan, kami harus terima itu, masyarakat mau dibawa kemana kalau lokasi mereka dijadikan pangkalan.

Jadi rakyat mau berkebun dan bercocok tanam dari mana jika lahan jadi pangkalan militer,” ucapnya. Ia pun menambahkan pemerintah harusnya membangun sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan sehingga semua mengambil manfaat. “Kalau hanya pangkalan militer yang lain mau bangun apa. Jadi rakyat minta tidak ada pembangunan,” tambahnya. (Loy/don)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment