Dishut Dorong Kura-Kura Moncong Masuk Peraturan Menteri

JAYAPURA – BintangPapua.com – Dinas Kehutanan Provinsi Papua terus mendorong kura-kura moncong babi di wilayah itu untuk masuk dalam peraturan menteri mengenai satwa buru.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Jan Jap Ormuseray, mengatakan dengan diterbitkannya peraturan menteri mengenai kura-kura moncong babi itu, maka hewan tersebut dapat dikomersialkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Harapannya jika permennya diterbitkan maka satwa ini bisa diternakan dan dikembangbiakan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dia mengatakan bahwa sebelumnya kura-kura moncong babi merupakan satwa yang dilindungi. Dengan diterbitkan peraturan menteri yang mengatur di dalamnya, maka ketika dikomersialkan dapat memberikan pendapatan yang legal bagi masyarakat.

“Dengan ditetapkannya kura-kura moncong babi sebagai satwa buru, kami dapat memprakarsai dibentuknya kelompok usaha atau koperasi masyarakat adat dalam memanfaatkan satwa tersebut secara legal,” ujarnya.

Selain itu, katanya, pengembangbiakan kura-kura moncong babi dapat meningkatkan pendapatan asli aerah kabupaten asal satwa itu.

“Hal ini juga dapat meminimalisir penyelundupan satwa tersebut oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” katanya.

Dia mengatakan berdasarkan informasi yang dihimpun, setiap tahun sekitar 200 ribu tukik jenis kura-kura moncong babi berhasil diselundupkan ke luar daerah, mengingat tingginya permintaan pasar luar negeri terhadap satwa langka tersebut. (ant/tis)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment