Cassius Marcellus Clay, Jr. dan Marthin Luther King Jr. Dua Tokoh Negro, Panutan Kita Semua

Cassius Marcellus Clay, Jr. dan Marthin Luther King Jr. Dua Tokoh Negro, Panutan Kita Semua
Muhammad Ali
Muhammad Ali

Apa yang dilakukan oleh Nelson Mandela dan Desmond Tutu sebagai tokoh kaum Negro yang telah lama memperjuangkan hak asasi manusia, dan secara khusus hak asasi kaum Negro dan bangsa hitam di seluruh dunia, yang dalam hal ini mewakili kaum terjajah, kaum budak dan kaum termarginalkan di manapun kita berada agak berbeda daripada apa yang dilakukan oleh Marthin Luther King dan Muhammad Ali.

Dua orang hitam pertama yang saat mereka berkarya hidup di benua Afrika mengajarkan kepada kita tentang “cinta kasih” dalam realitas hidup masakini. Mereka mengajarkan kepada kita “forgive but not forget”, tidak melupakan apa yang telah terjadi tetapi kita mengampuni masa lalu yang kelam, dan bergerak maju ke masa depan yang di dalamnya kita terlibat dalam mewarnainya.

Jr. dan Marthin Luther King Jr. mengatakan “I have a dream”, impian di mana kekerasan terhadap kaum Negro, marginalisasi, diskriminasi dan pembunhan orang hitam oleh orang kulit putih akan berakhir dan orang Negro akan hidup dengan damai bersama orang non-Negro di Amerika Serikat, bahwa orang Negro akan memimpin bangsa lain di Amerika Serikat. Hal itu telah terjadi, Barack Obama hari ini adalah Presiden Amerika Serikat yang memimpin negara adidaya itu dalam periode kedua kepresidenannya.

Kehidupan kaum Negro di dunia barat memang masih terdapat diskriminasi, akan tetapi perbedaanya saat ini diskriminasi sudah dicap sebagai sikap dan perilaku manausia tidak beradab.

Cassius Marcellus Clay, Jr. yang mendeklarasikan diri sebagai “Sang Juara”, satu-satunya yang pernah ada dan tidak akan ada pernah ada setelah dia mengatakan kemenangan telah ia deklarasikan di panggung tinju dunia, dan di atas kerajaan yang ia dirikan tidak akan ada yang menumbangkan kerajaannya.

Yang dia maksudkan kerajaannya itu ialah kerajaan kaum Negro, identitas dan martabat kaum hitam di selluruh dunia. Kemenangannya ialah kemenangan bangsa hitam. Kejayaannya ialah kejayaan kaum Negro. Dan ia katakan setelah ia mendirikan kerajaan di panggung tinju itu, tidak akan ada yang menggantikannya.

Don King yang menjadi promotornya selama Ali berjaya mengatakan baik Marthin Luther King dan Muhammad Ali meninggal dunia, tetapi apa yang mereka berdua katakan tidak akan pernah mati, terus hidup sampai selama-lamanya. “I am seriously! working for my people. I am the Negro…, so that’s why I am fighitng!” dari Ali saya kira sama hidupnya dengan “I have a dream” dari King.

 

 

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment