Bupati Mathius tetapkan lima Kampung Adat di Kemtuk

Bupati Jayapura ketika memberikan SK Kampung Adat kepada Ketua DAS Elseng - Jubi/Engel Wally
Bupati Jayapura ketika memberikan SK Kampung Adat kepada Ketua DAS Elseng – Jubi/Engel Wally

Sentani, Jubi – Bupati Kabupaten Jayapura Mathius Awoitauw menetapkan Kampung Wasio, Dwawe, Sewi Wasrek, Sawa dan Kampung Sabron di Distrik Kemtuk menjadi Kampung Adat.

Proses pelantikan kepala kampung adat di lima kampung tersebut dilaksanakan secara bersama oleh masing-masing kepala suku. Sementara Pemerintah Kabupaten Jayapura hanya menyaksikan dan memberikan pengakuan.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dalam sambutannya pada pelantikan kepala Kampung Adat di Kampung Sewi Wasrek, Jumat (7/10/2016) mengatakan sebelumnya pelantikan dilakukan pemerintah daerah. Namun kini dilakukan kepala suku setempat.

“Pemerintah hadir hanya untuk menyaksikan dan memberikan pengakuan terhadap kampung-kampung yang ditetapkan menjadi kampung adat berdasarkan struktur pemerintahan yang telah dimusyawarahkan bersama-sama. Pelantikan kepala kampung adat saat ini sudah diberikan tugas dan tanggung jawab kepada ondofolo atau kepala suku di kampung itu,” katanya.

Kini pemerintah kampung milik pemerintah daerah dan pemerintah masyarakat adat. Dualisme ini terjadi sejak adanya pemerintah di daerah ini.

“Oleh sebab itu, dualisme kepemimpinan ini kita putuskan dengan menghadirkan kampung adat di setiap kampung,” katanya.

Bupati berharap tiap kepala kampung adat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.

“Tidak ada istilah korupsi dalam sistem pemerintahan ini, setiap ada dana atau pekerjaan yang diturunkan dari pemerintah daerah harus di diskusikan secara bersama-sama di para-para adat. Kepala kampung adat tidak boleh otoriter untuk memaksakan kehendaknya dalam memimpin masyarakat,” katanya.

Piter Damtru, Ketua Dewan Adat Suku Elseng mengatakan proses terlaksananya kampung adat di tempat mereka sangat dinantikan.

Ia mengatakan penetapan kampung adat ini direspons masyarakat.

Menurut dia masyarakat terus menanyakan penetapan kampung adat. Hal ini menandakan dukungan mereka terhadap kampung adat.

“Saat ini telah terjawab di beberapa kampung. Kita berharap kedepannya semua kampung di distrik ini ditetapkan sebagai kampung adat,” katanya. (*)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment