Bangun Kereta di Papua, Pemerintah Diminta Siapkan Tenaga Lokal

Feby Dwi Sutianto – detikfinance, Minggu, 03/01/2016 17:25 WIB

Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut pembangunan jalur kereta di Pulau Papua bisa dimulai tahun 2016.

Tahap awal, pembangunan membentang dari Sorong-Manokwari sepanjang 400 kilometer (km) di Provinsi Papua Barat.

Untuk merealisasikan dan mendukung program jaringan kereta di Papua, Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perhungan (Kemenhub), diminta menyiapkan sumberdaya manusia di sektor perkeretaapian yang diambil dari putra-putri Papua karena kereta merupakan moda transportasi baru di Papua.

“Pemerintah mulai sekarang harus sudah mulai menyiapkan sumberdaya manusia yang andal. Pemerintah bisa membuka jurusan perkeretaapian di Perguruan Tinggi yang ada di Papua,” Kata Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno kepada detikFinance, Minggu (3/1/2016).

Ia menilai, sudah sewajarnya putra-putri Papua dilibatkan dalam proyek kereta di luar Pulau Jawa itu, karena bisa menyerap tenaga kerja lokal, selain menciptakan konektivitas.

“Sebaiknya, operasi kereta di Papua dilakukan oleh putra-putri Papua,” tambahnya.

Selain tantangan pemenuhan sumberdaya manusia lokal, proyek tersebut dinilai belum layak secara finansial namun memiliki dampak sosial dan pemerataan infrastruktur yang tinggi.

Seperti diketahui, proyeksi biaya pembangunan jalur kereta Sorong-Manokwari menelan biaya hampir Rp 10 triliun.

“Meski secara finansial belum untung tapi pembangunan wilayah, pertahanan dan keamanan juga penting,” sebutnya.

(feb/drk)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment