Alam dan Seisinya: Apakah Mereka Sumberdaya Alam?

Tanah, rumput, pohon, batu, mineral yang terkandung di dalam tanah, di udara, di dalam air, yang pada umumnya dikategorikan sebagai “Alam” merupakan “sumberdaya”, ataukah “tempat tinggal” dan bagian tak terpisahkan dari kita manusia?

Ini pertanyaan penting yang perlu kita ajukan di Tanah Papua, karena hampir semua pejabat Indonesia yang ada di Tanah Papua, mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Walikota sampai kepala Distrik selalu mengucapkan kalau alam sekitar ini adalah “sumberdaya alam”.

Kita belajar Ilmu Alam di Sekolah Dasar, menengah sampai perguruan tinggi, dengan penjurusan dan spesialisasi yang semakin memojokkan semua yang ada di alam sekitar ini menjadi “obyek”, yang harus diolah menjadi bernilai ekonomis, dapat dijual, untuk kepentingan perut manusia.

Mentang-mentang manusia modern, kita menyebut semua selain manusia, yang hidup di tanah leluhur kita sebut mereka sebagai “sumberdaya”. Kita anggap mereka sebagai “obyek”, yaitu obyek yang harus dieksplorasi dan dieksploitasi, sebagian ampas untuk kita dapat bagian, tetapi sebagian besar untuk kepentingan pada tuan-tuan kita di luar sana. Maklum kita sampai kapanpun masih tetap tuan tanah, tetapi tetap juga sebagai budaknya para tuan-tuan tak bertanah dari luar sana.

Sejak paradigma kita diputar-balik untuk melihat alam sekitar kita menjadi obyek dan sumberdaya yang harus kita kelola, maka sejak itulah kehancuran atas diri kita sendiri kita awali. Kita menjabat sebagai gubernur, bupati, camat, presiden sekalipun, kalau paradigma kita tetapi melihat alam sekitar kita sebagai obyek, sebagai sumberadya alam (SDA), maka kita pada hakikatnya bertabiat perusak Bumi, sepatutnya kita tidak dilahirkan ke Bumi ini, karena kita hadir di sini hanya untuk merusak, dan bukan hanya merusak masa depan kita, dan juga bukan hanya merusak masa depan anak-cucu dan merusak masa depan manusia, tetapi merusak masa depan sekalian dan segenap makluk hidup dan kehidupan ini.

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment