221 Kepala Kampung di Asmat Tandatangani Pakta Integritas

Asmat, Jubi – Sebanyak 221 kepala kampung di Kabupaten Asmat, menandatangani pakta integritas bersama dengan Bupati-Wakil Bupati Asmat, Elisa Kambu-Thomas Eppe safanpo. Penandatanganan pakta integritas itu terkait pendidikan yang harus digenjot.

Salah satu butir atau point penting yang disepakati adalah mewajibkan kepada semua kepala kampung menyekolahkan dua anaknya hingga tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). Itu sebagai contoh bagi masyarakat lainnya.

Bupati Asmat, Elisa Kambu dalam rilis yang diterima Jubi di Merauke Jumat (3/6/2016) mengatakan, langkah tersebut sebagai teladan yang harus ditunjukkan terlebih dahulu para kepala kampung. Sehingga masyarakat dapat mengikuti jejak tersebut

Jika dalam perjalanan, kepala kampung tak mampu menyekolahkan anaknya hingga tamat SMA, maka konsekuensinya adalah siap dicopot dari jabatannya. Mereka menyatakan kesediaan dicopot, bila tak menyekolahkan anak hingga tamat SMA.

Semua kepala kampung, demikian Bupati Kambu, menyetujui. “Ya, kita harus ambil langkah seperti demikian. Artinya bahwa, kepala kampung sebagai ujung tombak pemerintahan, harus menunjukkan teladan baik terlebih dahuulu,” ungkapnya.

Bupati Kambu menambahkan, nantinya setelah anak-anak tamat SMA, mereka bisa melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi (PT). Dan, tak diberikan beasiswa. Tetapi dana desa yang nilanya sangat besar itu, dapat disisihkan untuk membiayai pendidikan anak-anak itu.

Pemerintah, katanya, dapat memberikan beasiswa kepada anak-anak, namun hanya untuk yang mengambil sekolah penerbangan maupun kedokteran. Karena biayanya sangat besar. Sehingga bagaimanapun juga, harus dibantu. (*)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment