15 Rumah Dibakar, 10 Orang Diamankan

JAYAPURA – BP – Konflik antar warga kembali terjadi. Sebanyak 15 rumah warga di Kampung Putali, Distrik Ebungfauw ludes terbakar akibat konflik antar kampung di Kabupaten Jayapura, pada Selasa (23/8) dinihari sekitar pukul 02.30 WIT.

Akibat konflik kedua Kampung yang bertetangga itu mengakibatkan tigaorang warga Dusun Hansanbe, Kampung Putali dilaporkan mengalami luka –luka akibat konflik tersebut.

Data yang diperoleh, aksi pembakaran rumah di Kampung Putali, Distrik Ebungfauw tersebut diduga buntut dari kasus pemukulan terhadap Kepala Kampung Benggiun Progo, Distrik Kemtuk bernama Markus Waimani di Jalan Danau Love antara Kampung Skorik dan Benggiun Progo, pada Senin (22/8/2016) sore sekitar pukul 16.00WIT.

Penganiayaan kepala Kampung tersebut diduga dilakukan oleh lima orang yangberasal dari Kampung Putali, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura. Kendati demikian, masyarakat Kampung Putali masih berjaga-jaga untuk mengantisipasi serangan serangan susulan.

Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi PaulusWaterpauw saat dikonfirmasi usai mengunjungi korban di Kampung Putali, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura mengatakan, pihaknya telah mengamankan 10 orang yang diduga sebagai pelaku penganiayaan dan pembakaran di Kampung Putali. Satu pelaku diantaranya diduga sebagai provokator dalam insiden tersebut.

Kapolda menduga pembakaran ini dipicu kasus pemalakan dan penganiyaan yang dilakukan sejumlah pemuda Kampung Putali terhadap salah seorang tokoh kampung Aimbe, Distrik Kemtuk, ketika melintasi jalan di daerah itu pada senin (22/8/2016) sore.

“Latar belakang karena sejumah anak muda dalam pengaruh miras mereka memalak salah satu tokoh kampung dengan minta rokok, tapi kemudian menganiaya, sehingga korban kembali ke kampungnya dan melaporkan, hingga melakukan aksi pembalasan,” kata Waterpauw, Rabu (24/8/2016).

Namun dalam kasus itu, Kapolda menyatakan, pihaknya telah mengamankan sebanyak 10 orang pelaku pembakaran dan penganiayaan terhadap korban. “Pelaku pembakaran sebanyak 7 orang dan 3 orang pelaku penganiayaan,” katanya

Kapolda menegaskan, ke 10 orang pelaku tersebut tetap akan diproses hukum sesuai perbuatan yang dilakukan. “Mereka kini sudah diamankan di Mapolres Jayapura. Namun kami terus melakukan penyelidikan terhadap kasus pembakaran tersebut,” pungkasnya.

Kendati demikian, tambah Kapolda, aparat kepolian sebanyak 20 personil sudah disiagakan diKampung Putali untuk mengantisipasi adanya aksi susulan. Namun,Kapolda memastikan situasi sudah kondusif paska pembakaran rumahwarga. (Loy/don)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment