Perdana Menteri PNG: Penebangan Dibutuhkan untuk Penghasilan Warga

Yuliana Lantipo Dec 14, 2015. TabloidJubi.com

Jayapura, Jubi – Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill telah mengeluarkan perintah menghentikan operasi kerja kepada dua perusahaan kayu yang beroperasi di provinsi Oro karena diduga melakukan pelanggaran Undang-Undang Lingkungan Hidup.

Otoritas Lingkungan dan Konservasi telah mulai penyelidikan atas kasus yang mereka klaim telah terjadi pembalakan liar oleh Yema Gaiapa Pengembang Limited dan Viva Sukses Limited. Itu juga sebagai tindak lanjut perintah Peter O’Neill yang telah memperingatkan bahwa semua penebang harus mematuhi aturan PNG.

Sementara itu, anggota parlemen untuk Ijitivare di Oro, David Arore mengatakan yang menjadi pertanyaan saat ini adalah apa yang kemudian akan menjadi alternatif bagi masyarakat di daerah yang bersangkutan, dari kegiatan mereka melakukan penebangan untuk kebutuhannya.
“Apa itu (yang harus dilakukan) ? Tanaman kakao milik kami atau apa bentuk pendapatan untuk mereka? Jika kita akan menghentikan penebangan, apa yang harus kita berikan kepada mereka (masyarakat kampung). Tapi ya khususnya logging ini yang berhenti menunggu investigasi, itu di salah satu daerah yang paling terpencil di dunia. Jadi orang-orang ini benar-benar tidak memiliki akses ke layanan,” kata David Arore, mengutip Radio New Zealand, Senin (14/12/2015).

David Arore mengatakan jika penebangan dihentikan, dan tidak ada alternatif, masyarakat setempat akan kembali ke hutan jika itu satu-satunya bentuk kegiatan untuk pendapatan yang mereka bisa dapatkan. (Yuliana Lantipo)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment