Pengolahan Limbah Pabrik Tahu Sudah Memenuhi Standar

Jayapura, Jubi – Limbah home industri dalam hal ini limbah cair dari pabrik tahu yang dikeluhkan warga mendapat tanggapan dari Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jayapura, Ketty Kailola. Menurutnya, pabrik-pabrik tahu yang ada di Kota Jayapura sudah memenuhi standard pengolahan limbah cair tersebut.

“Dua pabrik tahu di Kali Acai, Abepura sudah mengolah limbah, karena itu ada protein. Mereka sudah membuat pengolahan limbah mereka kok, karena kami tidak mungkin mengizinkan usaha mereka apabila tidak sesuai ambang batas yang aman,” kata Ketty kepada wartawan, Sabtu (7/11/2015).
Sepanjang Kali Acai, menurutnya, yang paling dominan membuat kali tersebut tercemar, dan banyak limbah adalah limbah dari pemukiman penduduk. “Kami sudah mengambil sampel kualitas air di kali Acai, limbah terbanyak di Kali Acai itu limbah dari penduduk, bukan dari pelaku usaha, khususnya pabrik tahu,” ujarnya.

Menurutnya, apabila masyarakat sekitar mengeluh soal bau tak sedap, saran yang diberikan BLH, jangan membuang limbah rumah tangga sembarangan, terlebih ke Kali Acai yang bermuara ke teluk Youtefa, Kota Jayapura.

“Masyarakat sekitar harus tahu, tingkat kesadaran dunia usaha di sekitar kali acai cukup tinggi lingkungan. Yang paling tinggi limbah domestik, bukan dunia usaha-usaha,” tegasnya.

Sebelumnya, Ibu Netty warga Abepura mengeluh dengan pabrik tahu yang ada di dekat rumahnya. Menurutnya, limbah tahu tersebut sangat mengganggu kalau lagi dalam produksi. “Baunya sangat menyengat. Ini sangat mengganggu kami yang tinggal di sekitar sini,” katanya kepada Jubi, Selasa (3/11/2015).

Sekedar diketahui, limbah cair yang dibuang ke perairan tanpa pengolahan terlebih dahulu juga dapat mengakibatkan kematian makhluk hidup dalam air termasuk mikroorganisme (jasad renik) yang berperan penting dalam mengatur keseimbangan biologis dalam air.

“Selokan di sini juga sangat bau, karena limbah dari pabrik tersebut dibuang di selokan ini,” ujarnya. (Roy Ratumakin)

Author : Roy Ratumakin, November 8, 2015 at 20:21:50 WP, Editor : Timoteus Marten

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment