Masyarakat Adat Papua Berhenti Jadi Obyek Politik

Biak, Jubi – Ketua Umum Dewan Adat Papua (DAP), Mananwir Yan Pieter Yarangga meminta masyarakat adat Papua berhenti menjadi obyek kepentingan politik sekelompok orang yang mengejar jabatan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2015 pada beberapa kabupaten/kota di Papua.

Namun Mananwir memberi kebebasan kepada seluruh masyarakat adat Papua yang saat ini untuk turut berpartisipasi dan mensukseskan Pilkada di daerahnya masing-masing serta wajib menyalurkan hak politiknya untuk menentukan siapa pemimpin nasional di daerahnya.

“Jangan gara-gara Pilkada bakalai dengan uang, bakalai dengan nasi bungkus, bakalai dengan rokok dan miras,” kata Mananwir Beba ketika ditemui Jubi di kediamannya, Jumat (4/12/2015).

Kepada para kandidat bupati dan wakil bupati yang akan bertarung di Mananwir minta jangan terlalu agresif dan bermain money politic. “Kandidat yang terpilih harus bersyukur dan memimpin masyarakatnya dengan baik-baik. Karena ada pemimpin yang meninggal karena kepemimpinan dan ada yang masuk penjara karena korupsi.” ujarnya.

Sebelumnya, khusus Kabupaten Supiori, Wakil Ketua Dewan Adat Byak, Mananwir Gerad Kafiar minta semua kandidat Bupati dan Wakil Bupati Supiori, Papua, periode 2015 – 2019 beserta tim sukses bersaing secara sehat dalam memperebutkan kursi bupati dan wakil bupati.

“Semua pasangan kandidat bupati dan wakil bupati mempunyai kelebihan dan kekurangan. Alias tidak ada yang sempurna, sebab yang sempurna hanya Tuhan, yang menciptakan manusia dan seluruh alam semesta ini, ” ujar Mananwir saat ditemui Jubi di Supiori belum lama ini di Biak.

Mananwir Kafiar berharap, semua praktek fitnah-menfitnah selama kampanye tertutup dan terbuka dihentikan dan setiap kandidat berkewajiban menenangkan tim sukses dan pendukungnya agar tidak terus saling menyerang.

“Semua kandidat harus bantu pihak aparat keamanan mengarahkan mayarakat untuk tenang supaya masyarakat bisa memilih figur bupati dan wakil bupati yang diingikan untuk memimpin Supiori lima tahun kedepan,” katanya belum lama ini. (Marten Boseren)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment