Lenis Kogoya Diminta Tidak Kacaukan Masyarakat Adat

Author : Abeth You, October 9, 2015 at 19:59:16 WP, Editor : Timoteus Marten

Jayapura, Jubi – Ketua Dewan Adat Daerah (DAD) Paniai, John NR. Gobai mengatakan, pelantikan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Biak dan Supiori oleh Lenis Kogoya tidak boleh masuk di wilayah adat Mee Pago, karena hanya akan mengacaukan masyarakat adat yang ada di sana.

“Saya minta Lenis Kogoya tidak boleh masuk di wilayah adat Meepago. Organ adat ini bukan sama dengan partai politik (Parpol), sehingga dilakukan penunjukan tanpa melalui musyawarah, kehadiran organ ini hanya mengacaukan masyarakat adat dan tatanan adat yang ada,” tutur Ketua DAD Paniai, John NR. Gobai di Jayapura, Jumat (09/10/2015).

Menurut John, LMA ini memberikan satu suasana yang membingungkan masyarakat adat, tetapi juga akan membuat investor melihat ini sebagai peluang untuk mendapat lahan usaha.

“Karena dia (Lenis Kogoya) akan melihat peluang yang mudah. Pintu mana yang mudah untuk dia masuki guna tanamkan usahanya di Papua. Kalau pintunya satu saja, maka akan mudah dilihat siapa yang masuk, kalau banyak organ adat orang bisa masuk juga dari jendela,” ujar Gobai.

Ia menduga, LMA ini digunakan untuk kendaraan kampanye kebaikan Jakarta di Papua dan juga kendaraan untuk melakukan pembusukan bagi pejabat Papua.

“Seakan-akan di Papua orang tidak membangun. Saya duga Lenis sedang kampanye diri untuk tahun 2019 mau calon Gubernur Papua, idealnya sebagai staf ahli Presiden RI,” katanya.

Seharusnya, Lenis diminta untuk ikut menyelesaikan masalah yang terjadi di Papua bersama Gubernur mendorong pembentukan pengadilan.

Sebelumnya, Ketua Umum Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Lenis Kogoya telah melantik perwakilan LAM dari 19 distrik di Kabupaten Biak Numfor dan perwakilan LMA di 5 distrik dari Kabupaten Supiori, Selasa, (6/10) di Hotel Arumbay, Biak.

“Untuk melaksanakan pelantikan pengurus LMA perwakilan Distrik di Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori yang sudah dilaksanakan ini, saya berharap bisa menjalani keamanan dan penanganan setiap masalah dan tidak berpihak kepada golongan, marga dan tetapi menjadi netral. Kepada pengurus yang baru juga harus siap menjadi mitra pemerintah,” ungkap Lenis yang juga sebagai Staf Khusus Presiden itu.

Setelah melakukan pelantikan, Lenis Kogoya melakukan peletakan batu pertama di Kampung Bosnik Bouw, Distrik Biak Timur untuk membangun kantor LMA Biak Numfor yang direncanakan tahun 2016 akan dibangun. (Abeth You)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment