Jelang Pilkada, Adat Harus Hati-Hati Bicara

Merauke, Jubi – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Merauke, Ignasius Ndiken mengingatkan kepada semua komponen termasuk orang-orang adat, agar hati-hati dalam berbicara, terutama menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 9 Desember 2015 mendatang.

“Siapapun tidak dilarang menyampaikan pendapat. Tetapi jika ada kasus kriminal yang terjadi, maka tidak boleh dikait-kaitkan ke masalah politik. Biarkan aparat penegak hukum menangani kasus dimaksud hingga tuntas. Jika masalah kriminal digiring ke ranah politik, sudah pasti kasusnya akan semakin melebar,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, dalam setiap kesempatan, termasuk pertemuan dengan para Muspida, dirinya selalu memberikan imbauan agar kedamaian di Bumi Anim Ha, harus tetap dijaga dan dipelihara dengan baik hingga pelaksanaan Pilkada sampai proses penghitungan surat suara nanti.
Siapapun yang terpilih, katanya, harus didukung semua pihak, juga kandidat yang kalah bersama tim suksesnya. “Kita jangan membuat pengkotak-kotakan. Karena dua calon pemimpin yang maju adalah sama-sama orang Marind,” tuturnya.

Sebelumnya Tokoh Pemuda Anim Ha, Beny Kaize menegaskan, ada oknum tidak bertanggungjawab sedang memainkan kesempatan dengan mengalihkan kasus kriminal murni ke ranah politik. Sehingga menjadi perbicangan di tingkat masyarakat. Cara-cara yang dimainkan itu, justru akan memperkeruh suasana. (Frans L Kobun)

Author : Ans K, November 8, 2015 at 19:21:31 WP, Editor : Angela Flassy

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment