“Image OPM Harus Dihilangkan”

Lenis Kogoya : Seluruh Bupati di Papua Belajar Dengan Bupati Puncak Jaya

JAYAPURA – Beralihnya profesi sebagai pengusaha kayu oleh Goliat Tabuni yang selama ini disebut-sebut sebagai Pimpinan TPN OPM di wilayah Kabupaten Puncak Jaya, disambut baik oleh Staf Khusus Presiden RI, Lenis Kogoya.

Lenis meminta agar orang Papua menghilangkan bahwa Goliat Tabuni adalah OPM. “Dia (Goliat Tabuni) adalah manusia biasa, dia tau cara membunuh orang. Saya anak kepala perang, tau kalau bunuh karena ada alasan. Dia tidak sembarang bunuh orang, sehingg semua image yang menyebutkan OPM harus dihilangkan,” kata Lenis Kogoya kepada Bintang Papua, Senin (11/10/2015).

Tambah dia, menarikan masyarakat yang berbeda paham itu bukan dengan cara kekerasan tapi hanya karena pelayanan adat dan Doa.

“Di Puncak Jaya sekarang sudah dibangun Kantor LMA, Tinggi Nambut sudah mulai berkembang, 45 rumah sudah dibangun bagi mereka yang sudah kembali. LMA sanggup mem-back up bupati Puncak Jaya demi pembangunan disana,” katanya.

Mengenai langkah pemerintah pusat, kata Lenis, Presiden RI punya komitmen sebelum maupun sesudah menjadi presiden, bahwa pihaknya akan tetap memperhatikan Papua.

“Pendekatan yang dilakukan oleh Presiden sudah berlangsung dan kini masyarakat sudah aman, pembangunan sudah mulai berjalan. Sekarang bagaimana, masyarakat berlomba-lomba untuk berjuang untuk pembangunan di daerahnya,” katanya.

Menurut Lenis yang juga sebagai Ketua LMA Provinsi Papua itu mengatakan, bahwa kembalinya Goliat Tabuni bersama yang lainnya merupakan langkah baik yang dilakukan oleh Bupati Puncak Jaya, Henock

Ibo. Dimana, lewat pelayanan doa dan pelayanan adat yang dilakukan menhasilkan yang terbaik.
“Langkah harus patut dijadikan oleh para Bupati di Papua. Mereka harus belajar dengan Bupati Puncak Jaya karena langkah yang dilakukan merupakan hal yang terbaik demi memajukan sumber daya manusia dan pembangunan di daerahnya,” kata Lenis Kogoya.

Kata dia, Bupati Puncak Jaya kini sebagai contoh dan terang bagi masyarakatnya sehingga patut diberikan jempol yang luar biasa.

“Saya tidak perlu menceriterakan berapa dia buat bergabung ke NKRI, namun saya minta agar semua pejabat di tanah Papua ini belajar dengan Bupati Puncak Jaya,” mintanya.(Loy/aj/l03)

Selasa, 13 Oktober 2015 11:09, bintangpapua.com

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment