Gubernur Minta Pusat Bentuk Satgas Illegal Logging

Sumber Berita: Rabu, 25 Februari 2015 00:30, BintangPAPUA.com

JAYAPURA—Keberhasilan Dinas Kehutanan Provinsi Papua menyita 16 Ton Kubik Kayu Ilegal mendapat tanggapan Gubernur Papua Lukas Enembe, S.IP, MH.

Gubernur menegaskan pihaknya mengusulkan kepada pemerintah pusat, agar segera membentuk Satgas illegal logging di Tanah Papua. Pasalnya, illegal logging sejak berapa tahun lalu marak terjadi di Papua, dibuktikan dengan temuan-temuan di lapangan.

Dikatakan Gubernur, pemerintah pusat harus membentuk Satgas Illegal logging melibatkan Menteri Kehutanan dan Menteri Lingkungan Hidup, untuk memberantas illegal logging, khususnya di Papua. Menurut Gubernur, pihaknya tak menolak bila kayu setengah jadi dibawa keluar wilayah Papua, agar masyarakat setempat juga mempunyai pendapatan sekaligus membuka lapangan kerja. Tapi, pihaknya sangat menyayangkan apabila pelaku-pelaku illegal logging membawa kayu utuh keluar Papua.

Gubernur menuturkan, pihaknya juga menyampaikan kekecewaannya terhadap prilaku aparat yang membuat peraturan, ternyata melanggarnya.

“Jadi bagaimana kita mau bicara Indonesia ini sudah rusak. Sistim kita ini sudah tak bagus. Artinya banyak aturan sudah jelas, tapi masih saja ada orang yang tak taat pada aturan. Banyak regulasi yang kita lahirkan tapi tak bisa kita tahan. Itu yang kita sayangkan,” ujar Gubernur usai pertemuan bersama Direktur Misi USAID/ Indonesia Dr. Andrew Sisson di ruang kerjanya, di Dok II Jayapura, Senin (23/2). .

Lanjut Gubernur, pihaknya minta kepada pelaku-pelaku Ilegal logging di Papua untuk segera menghentikan aktivitasnya.

“Kalau illegal fishing sudah bisa ditenggelamkan kapal ya illegal logging juga kapal-kapalnya ditenggelamkan,” kata Gubernur.

Karenanya, terang Gubernur, pihaknya minta masyarakat Papua jangan melepas hak ulayatnya. (Mdc/don/l03)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment