Freeport Hanya Sejahterakan Persipura

Tribunnews.com/Adiatmaputra Fajar, Ketua Kadin Papua John Kabey
Tribunnews.com/Adiatmaputra Fajar, Ketua Kadin Papua John Kabey

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Freeport Indonesia (Freeport) selama melakukan eksplorasi tambang di tanah Papua, ternyata membantu menyejahterakan tim sepak bola Persipura.

Kendati demikian, bantuan untuk Persipura dinilai masyarakat Papua tidak menolong secara perekonomian.

“Persipura dia bantu, berapa orang disejahterakan karena Persipura dibantu? Nggak banyak kan,” ujar Ketua Kadin Papua John Kabey di Jakarta, Minggu (18/10/2015).

ohn menilai bantuan yang diberikan Freeport tidak harus berbentuk uang atau materi. Menurut John Freeport cukup melatih pengusaha pemula dari Papua, agar roda perekonomian bisa bergulir, meski tidak ada bantuan dari pemerintah daerah dan pusat.

“Ya dia harus membantu pembinaan pengusaha pemula, dia hanya berusaha memberi hiburan,” ungkap John.

John memaparkan janji Freeport dalam membangun negara khususnya masyarakat Papua belum terlihat sama sekali. Bahkan para pengusaha asal Papua pun tidak merasakan kerjasama bisnis yang dihasilkan Freeport selama ini.

“Dia komitmen membantu negara ini masih belum optimal. Sama Kadin juga belum pernah bantu,” kata John.

ohn menambahkan saat ini waktu paling tepat mengambil alih lahan tambang emas dan mineral Freeport. John yakin perusahaan BUMN dan swasta lokal bisa bekerjasama dan menggarap bahkan sampai tambang bawah tanah yang sedang dibangun Freeport.

“Kalau Pemerintah Indonesia bisa ambil alih, ambil alih lewat BUMN lewat kerjasama internasional, karena itu aset bangsa,” papar John.

Sebelumnya diketahui Freeport masih mengajukan izin perpanjangan kontrak karya yang seharusnya baru bisa diajukan dua tahun sebelum kontraknya berakhir 2021. Dalam hal iniFreeport baru bisa ajukan perpanjangan izin pada 2019.

Pemerintah pun merevisi Peraturan Pemerintah no.77 tahun 2014 tentang pengajuan izin kontrak dari dua tahun bisa menjadi 10 tahun. Namun Presiden Joko Widodo mengatakanFreeport harus menuruti masa pengajuan kontrak pada 2019 tanpa perlu menunggu revisi tersebut.

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment