Danau “Love” Satu Pesona Alam Papua

PacificPos.com, Kamis, 09 April 2015 17:29

Jayapura, Danau “Love” menjadi salah satu kunjungan wisata masyarakat Jayapura. Satu dari ribuan panorama keindahan alam Papua ini membuktikan sebagai tempat unik untuk di Kunjungi.

Danau “Love” (Cinta) dengan nama asli Danau Imfote ini mulai dilirik wisatawan lokal sekitar akhir tahun 2014, lokasinya berada diantara Kampung Abar dan Putali yang masuk dalam wilayah Dewan Adat Sentani (DAS) dengan status administrasi pemerintah berada dikendalikan Pemerintah Kabupaten Jayapura.

Lokasi wisata ini terletak di daerah Sentani Timur, Kabupaten Jayapura yang berbatasan langsung dengan Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom. Danau ini awalnya ditemukan penduduk lokal, dan mulai terkenal dari mulut ke mulut. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Keerom mengenalnya dengan sebutan Telaga Love, sedangkan bagi masyarakat Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura lebih mengenalnya dengan sebutan Danau Love.

Danau ini berada di atas perbukitan dan dikelilingi dengan hamparan rumput hijau yang sangat subur. Ada banyak jalan untuk mencapai lokasi wisata lokal tersebut, jika anda berada di Kabupaten Keerom, dapat melalui dari Arso IV menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua dengan jarak tempuh sekitar satu jam.

Sedangkan jika anda berada di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, maka anda dapat melalui Kampung Yoka untuk mencapai lokasi dengan jarak tempuh sekitar satu sampai dua jam perjalanan. Danau love tersebut, kini menjadi bahan pembicaraan para pecinta fotografer untuk mengabadikan danau yang berbentuk gambar “Love.”

Sebagian besar para pengunjung yang mendatangi Danau Love tak akan menyia-nyiakan momen dengan mangabadikan pemandangan yang penuh eksotik itu kedalam kamera digital, professional ataupun telepon seluler yang telah difasilitasi kamera.

Endro salah satu warga Arso IV, Kabupaten Keerom yang setiap seminggu dua kali selalu mengunjungi lokasi tersebut. Ia katakan Danau itu sering disebut di sekitaran Arso dengan nama Telaga Cinta.
“Anak-anak muda semuanya sering kesana kalau waktu sedang kosong atau liburan sekolah. Bukan hanya pemandangan, di telaga itu banyak juga ikannya. Tapi orang paling sering kesana untuk foto-foto saja, jarang sekali yang datang mau mancing,” kata Endro kepada media ini belum lama ini.
Menurutnya air dari danau itu dari danau Sentani, Kabupaten Jayapura juga air dari kali jernih yang tertampung ke danau tersebut. “Saya tidak bisa pastikan darimana air itu tertampung ke danau yang berbentuk gambar love itu, tapi setahu saya di arso ada kali jernih dan airnya kebanyakan dari danau itu, selain dari mata air yang ada disekitar danau,” ujarnya.

Danau yang menjadi bahan pembicaraan warga sekitar ini menjadikan daya tarik kepada sepasang kekasih yang ingin menjadikan latar belakang danau love sebagai momen terindah dalam pembuatan foto Pre Wedding (Foto sebelum Nikah).

Anarita Ohee, salah satu wisatawan lokal lainnya, mengaku telah mendatangi Danau Love tersebut sebanyak empat kali. Ia pun berharap ada campur tangan pemerintah setempat yang dapat mengelola lokasi dengan baik demi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Bukan hanya pemerintah saja. Semakin banyak pengunjung maka semakin meningkat juga roda perekonomian bagi warga sekitarnya dan sudah pasti akan ada penjual makanan ringan maupun lainnya di lokasi ini,” ujar Ana sapaan sehari-harinya kepada media ini.

Kini, danau tersebut mulai banyak dikunjungi wisatawan lokal. Dari kunjungan itulah tercetus ide dari beberapa warga untuk memanfaatkan momen tersebut dengan memasang tariff parker kendaraan untuk roda dua sebesar sepuluh ribu rupiah dan kendaraan roda empat sebesar dua puluh ribu rupiah. (DAF

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment