AMPTPI Desak PT FI Batalkan Pembangunan Smelter di Jawa Timur

AMPTPI Desak PT FI Batalkan Pembangunan Smelter di Jawa Timur

Sumber Berita, Kamis, 29 Januari 2015 11:12, BintangPAPUA.com

JAYAPURA – Berbagai desakan dari kalangan rakyat Papua terus berdatangan terkait dengan persoalan PT Freeport Indonesia (FI) yang hingga kini belum membangun smalternya di Papua. Salah satunya datang dari Asosiasi Mahasiswa dan Pemuda Pegunungan Tengah Indonesia (AMPTP) wilayah Indonesia Timur, yang mana meminta kepada PT FI bahwa apapun alasannya harus membangun smelter di Papua, bukan di Gresik, Jawa Timur atau di luar Papua.

Ketua AMPTPI Wilayah Indonesia Timur, Andi Gobay, S.Soa, MA., mengatakan, jika Smalter dibangun di Gresik, yang mendapat manfaat secara ekonomi adalah masyarakat Gresik, sehingga AMPTP tidak setuju terhadap pembangunan Smalter Gresik atau di luar Papua. Ini yang harus menjadi perhatian kita semua rakyat Papua.

“Smalter harus dibangun di Papua, supaya manfaat ekonomi dan lainnya itu dinikmati oleh rakyat Papua, karena hasil pertambangan itu milik rakyat Papua,” ungkapnya kepada Bintang Papua saat bertandang ke Kantor Redaksi Bintang Papua, Rabu (28/1).

Ditandaskannya, jika seruan ini tidak diindahkan oleh PT FI, maka AMPTPI bersama rakyat Papua akan melakukan demo secara besar-besaran dan bila perlu memboikot segala aktifitas pertambangan PT FI.

AMPTPI juga sangat menyayangkan sikap Pemerintah Pusat dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi dan Jusuf Kalla, yang mana telah membuat Memorandum Of Understanding (MoU) awal secara sepihak antara Pemerintah Indonesia dengan pemili PT FI tanpa melibatkan masyarakat pemilik hak ulayat areal pertambangan Nemangkawi PT FI, dan tidak mengindahkan permintaan dari Pemerintah Provinsi Papua terkait dengan pembangunan smalter di Papua.

Untuk itulah, AMPTPI meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua dan DPRP agar segera mengambil sikap tergas atas persoalan dimaksud, karena kebijakan PT FI dan Pemerintah Pusat dalam membangun smalter di Gresik, itu sama saja tidak menghargai rakyat Papua sebagai pemilik dari pertambangan di areal pertambangan PT FI.

AMPTPI juga serukan kepada seluruh rakyat Papua untuk menyatukan sikap tegas terkait persoalan tersebut, yang dalam hal ini bagaimana melakukan gerakan moral dan sebuah tindakan untuk menegaskan kepada Pemerintah Pusat untuk membatalkan pembangunan smalter PT FI di Gresik dan memerintahkan kepada PT FI supaya membangun smalternya di Papua.

“Bila smalter tidak di bangun di Papua, kami serukan kepada kita semua untuk melakukan penutupan pertambangan PT FI,” pungkasnya.(Nls/art/lo2)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment