Pelajaran Keempat dari Program dan Presentasi di World Parks Congress 2014

Pengakuan bahwa “Nature is Speaking” (Alam sedang Berbicara)

Tiga pelajaran saya sudah sebutkan, yaitu sebagai berikut:

  • Pelajaran pertama pengakuan dan tindakan minta permisi kepada leluhur dan tua-tua Masyarakat Adat (madat) setempat;
  • Pelajaran kedua pengakuan masyarakat modern bahwa MADAT penting dalam pelestarian lingkungan atau upaya-upaya konservasi sedunia; dan
  • Pelajaran ketiga dan Pelajaran ketiga (1) membahas pengalaman menonton film dan reaksi serta pembahasan tentang “Kelonggon Me” dalam pandangan dan tindakan manusia modern saat ini.

Sekarang pelajaran keempat terkait dengan apa yang dilakukan oleh TCI (The Conservatin International), sebuah LSM bermodalkan trilyunan rupiah dari Amerika Serikat yang sejauh ini banyak membantu upaya-upaya konservasi di seluruh muka Bumi.

Saya sebagai anggota Masyarakat Adat (disingkat MADAT) sebenarnya tidak sepaham dengan apa yang dipahami TCI terkait alam, manusia dan dunia semesta, tetapi di sisi lain saya kagum melihat apa yang mereka lakukan selama ini untuk alam. Pada kesimpulannya, “Masyarakat modern sudah bergerak dengan aktiv, bergerak berusaha memahami apa yang dikatakan oleh alam kepada mereka.” Dalam upaya itu, lihat mereka luncurkan situs web bernama natureisspeaking.org,

Website ini saya belum secara mendalam mempelajarinya, tetapi dari namadomain-nya dapat kita ketahui, “Ada pengakuan bahwa alam bukanlah benda mati, tetapi ia benda hidup. Dan alam tidak hanya benda hidup, tetapi alam berbicara”. Dalam situs mereka ini, kita baca banyak pernyataan dan poster yang disampaikan. Saat saya nonton iklan di CNN (Cable News Network), televisi berita terkemuka Amerika Serikat, tertulis juga pertanyaan, “Are human listening?”

Bukan hanya itu, silahkan saja simak di Google.com dan ketiklah kata seperti “nature speaks” atau “nature is speaking” dan lihatlah banyak sekali situs web yang sudah dibuat, banyak sekali artikel yang ditulis oleh manusia, tentang pengakuan manusia terhadap eksistensi alam semesta sebagai sebuah organisme yang berkomunikasi dengan manusia.

Satu hal yang mengherankan saya, yang berbicara dalam situs ini semuanya masyarakat modern, semuanya dari masyarakat dunia barat, masyarakat dunia pertama, masyarakat makmur. Lalu timbul pertanyaan, “Di mana manusia lain? Apakah mereka sadar akan hal ini? Ataukah yang tersesat hanya masyarakat modern di dunia barat?”

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment