Nature is speaking’: will consumers listen?

Judul entry ini artinya “Alam sedang Bicara, akankah konsumen mendengar?”. Saya masih berputar dalam ulasan “paradigma berpikir” antara alam dan manusia: Apakah keduanya sebuah kesatuan ataukah terpisah?

Judul artikel ini diturunkan oleh sebuah Koran terkemuka di Kerajaan Inggris bernama, The Guardian, tertanggal 6 Oktober 2014. Sekali lagi, sama dengan judul sebelumnya “Nature is Speaking”, jelas judul ini memperlihatkan ada orang berusaha agar manusia berkomunikasi dengan suara alam.

Dari pertanyaan ini dengan jelas penulis artikel ini bermaksud menyuarakan apa yang telah dikampanyekan oleh TCI (The Conservation International) dengan situs www.natureisspeaking.org seperti saya sudah sebutkan dalam artikel sebelum artikel ini.

Artikel ini diperkuat lagi dengan pernyataan “NATURE DOESN’T NEED PEOPLE. PEOPLE NEED NATURE” (Alam tak butuh manusia, manusia yang membutuhkan alam). Pernyataan ini berasal dari kesalahan fatal tadi, ada paradigma berpikir yang keliru besar, bahwa manusia dan alam itu terpisah. Oleh karena itu, kata mereka manusia yang butuh alam, sedangkan alam tidak butuh manusia. Alam itu siapa sebenarnya? Bukankah alam itu terdiri dari manusia dan makhluk lainnya? Kalau alam dan manusia dipisahkan, maka dapatkan kta lihat betapa kita sudah salah dari awal?

Saya ajak sekali lagi, kita semua, pertama-tama janganlah kita melihat alam dan manusia sebagai dua oknum yang berbeda dan sekaligus terpisah. Kita harus mengakui bahwa manusia ialah bagian dari makhluk, manusia dan sekalian makhluk lain membentuk sebuah keutuhan alam semesta. Kita bukan ada di alam, tetapi kita-lah bagian dari alam itu sendiri.

Dengan paradigma berpikir seperti ini, maka kita tidak akan berpikir apa yang kita lakukan ialah untuk alam, tetapi semata-mata untuk kita sendiri. Kita harus membenahi paradigma berpikir awal yang berasal dari pemikiran modern, ke paradigma berpikir Masyarakat Adat (madat) sebelum kita melanjgkah jauh ke isu dan langkah-langkah konservasi.

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment