Dewan Adat Waropen Terbentuk Karena UU

Serui (Sulpa)- Adanya tudingan yang disampaikan Kepala Kesbangpol Waropen bahwa Dewan Adat Waropen belum terdaftar, termasuk beberapa LSM yang ada di daerah itu yang dianggap ilegal, ditepis keras oleh Ketua Dewan Adat Markus Buinei.

Ketika bertandang ke kediaman wartawan koran ini di Serui, Senin (9/12) kemarin, Markus Buinei mengatakan bahwa Dewan Adat di seluruh tanah Papua termasuk di Waropen terbentuk dan hadir karena undang-undang. Selain itu juga pemberlakukan otonomi khusus (Otsus) bagi masyarakat Papua oleh pemerintah pusat sejak 2001 silam.

“Otsus ini yang mengundang Dewan adat untuk dibentuk di seluruh tanah Papua agar bisa mengawasi hak-hak dasar orang Papua, jadi kalau ada yang katakan Dewan Adat Waropen sampai sekarang belum terdaftar, maka saya katakan keliru, karena ada mekanisme bagi dewan adat di seluruh tanah Papua sehingga bisa terbentuk,’’ ujar Markus

Markus menyebut Dewan adat terbentuk karena adat, sehingga tidak dibenarkan mengurus kegiatan lain di luar dari adat-istiadat masyarakat papua. ’’Dewan adat ini sudah terdaftar di buku putih di seluruh tanah Papua, bahkan sudah diakui oleh gubernur sehingga tidak perlu kita persoalkan kalau kami di Waropen belum terdaftar ke kesbang,’’

jelas dia.

Sebelumnya, Kepala Kesbangpol Kabupaten Waropen Sergius Sueni berujar hingga kini belum satu pun LSM, Dewan Adat Waropen, terdaftar di Kesbangpol. “Kecuali ikatan keluarga, organisasi pemuda, dan organisasi wanita, sedangkan yang selama ini mengatasnamakanLSM maupun dewan adat belum  ada yang terdaftar ke kami. Saya berharap ini menjadi perhatian serius mereka,’’ ujar Sueni. (B/k7/r2)

Facebook Comments

Share This Post

Post Comment